Membaca Musik dengan Hati

3/21/2013 2:01:43 PM



hannydimajalah.png

Hanny Setiawan

Membaca Musik dengan Hati

Hidup benar lebih baik dari hidup sukses. Hidup itu simple tidak usah diperumit.  Tapi bisa jadi hidup menjadi sangat sulit karena kesalahan skema manajemen.

Milikilah mimpi yang besar dan raihlah dengan ketekunan karena ketekunan itu penting.

Ketika duduk di sekolah menengah pertama, Hanny muda sudah menulis di buku kenang – kenangan tentang cita – citanya, yaitu menjadi ahli musik komputer. Untuk anak seusianya, cita – citanya tersebut sangat asing di telinga kita.  Apalagi di tahun 80-an, komputer masih sangat asing di Indonesia.  Namun cita – cita harus setinggi langit, dan Hanny Setiawan , pemilik sekaligus founder Sekolah Musik Indonesia, saat ini telah mewujudkan mimpinya.

Bagaimana awalnya terjun ke dunia musik, bahkan mendirikan sekolah musik?

Dari muda saya sudah menjadi organis di gereja.  Namun keinginan saya bukan semata – mata menjadi pemusik, lebih dari itu industri kreatif di bidang musik yang menjadi angan – angan saya.  Sekolah Musik Indonesia ini bukan hanya memberikan pendidikan atau kursus musik bagi anak didiknya, tetapi kami lebih fokus pada musik teknologinya. Industri creativ music inilah yang kami garap. Saya lahir dari keluarga dengan latar belakang pedagang, yang cermat menghitung untung dan rugi.  Tapi saya tidak mau seperti itu, untuk mendirikan sebuah perusahaan, ada tiga hal utama yang harus termuat di dalamnya, visi, misi dan value. Value inilah yang paling penting.  Tapi masih banyak perusahaan - perusahaan yang belum paham akan hal ini.  Di perusahaan besar dunia, value ini sudah dimasukkan di bawah visi dan misi.  Seperti SMI ini, dulu jalan dengan modal sendiri malah tidak berhasil, setelah banyak investor yang mempercayakan modalnya untuk SMI, dan itu seperti bola, sampai sekarang menggelinding terus. Tapi yang saya tanamkan disini adalah value responsibility kami untuk mengelolanya. Tidak main – main, kredibilitas kami dipertaruhkan disini. Dan sekarang SMI sudah ada di 7 kota di Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, Yogyakarta dan Solo.

Bagaimana menilai value sebuah perusahaan?

Value itu roh-nya. Terbukti ketika ada manajemen baru, perusahaan yang punya value inilah yang langgeng.  Umur manusia sampai berapa tahun? Apakah setelah kita mati, perusahaan kita juga ikut mati? Harapan orang buat perusahaan itu, produknya harus terus hidup,  tetapi perusahaan tersebut harus punya entity. Nilai – nilai itu penting bagi perusahaan. Jadi, misal kita membuat perusahaan,  perusahaan tersebut berguna secara positif bagi masyarakat atau tidak, tidak hanya dalam hal memberikan lapangan pekerjaan  tetapi juga berguna yang lebih bagi masyarakat, terlebih bagi bangsa dan negara. 

Untuk SMI sendiri, value seperti apa yang dikembangkan?

Kebetulan saya bergerak di industri kreatif, lokomotifnya Sekolah Musik Indonesia di bawah naungan PT Sarana. Saya bukan praktisi musik, tapi pernah belajar di Berkeley College, pengalamannya lebih tentang It-nya, software engineering untuk musiknya. SMI mempunyai misi Developing People is Our Businees. Saya selalu berusaha mengerjakan sesuatu yang susah, yang tidak ada kompetitornya, sehingga nantinya banyak dicari. Bagi saya pintar itu nomor dua tetapi hatimu-lah yang nomor satu. Saat ini yang saya transfer itu adalah nilai – nilai melalui musik.

Ini industri kreatif, kami selalu bekerja dengan hati, yang kami jual adalah ide dan saya tidak mau pelit berbagi ide.  Orang yang punya uang banyak belum tentu bisa mencotoh ide kita. Di smi ada musik teknologi, ada laboratoriumnya. Bila ada kompetitor mau membuat yang sama menurut saya itu bagus karena berarti kita lebih dulu terdepan jadi ditiru orang. Tapi yang sulit bagaimana meniru orangnya? Mungkin merekrut orang kita karena kita sudah training lama, tapi jangan salah, itu tidak segampang yang kita bayangkan. Di dunia industri kreatif ini yang dijiplak bukan hanya produk tapi orang juga.  Dan menjiplak orang itu berari juga menjiplak nilai – nilai saya, karena saya yang mentraining orang tersebut dan waktunya tidak singkat dan harus dilihat juga bagaimana budaya perusahaan tersebut. Budaya perusahaan juga akan mentraining orang tersebut. Etos kerjanya seperti apa, itu yang kita bangun.

Bagaimana Anda memandang industri kreatif di Indonesia?

SMI soft-launching di tahun 2010 lalu dan baru grand – opening tahun 2011, untuk PT Sarana sendiri baru setahun, tapi selama berdiri itu syukurlah tidak pernah kekurangan, selalu aja ada profit. Industri kreatif ini saya lihat mampu mengentaskan bangsa, karena bersumber dari ide. Otaknya orang Indonesia itu luar biasa. Apalagi seniman – seniman Indonesia itu punya ide – ide yang brilian luar biasa,  ibaratnya mereka memikirkan suatu ide itu seperti kecepatan cahaya.

Industri kreatif ini sangat cocok untuk orang – orang Indonesia, tidak butuh uang banyak untuk mengembangkan bisnis ini menjadi besar, karena modal besarnya adalah ide, kreatifnya ini yang mahal.  Negara lain punya flash, kita punya Gundala, Negara lain punya Sun Go Kong, kita punya Hanoman sama – sama kera putihnya. Tapi mengapa kita tidak bisa terkenal seperti mereka? Inilah nasionalisme yang harus terus digalakkan karena mempertahankan idealisme tidak mudah.

Saat ini banyak sekolah musik dengan mengusung nama besar musisi, bagaimana pengaruhnya untuk SMI?

Bagi saya keberadaan sekolah musik yang lain itu memberi banyak warna. Kalau SMI itu sebenarnya tidak head-to-head langsung dengan sekolah musik yang lain.  Produk di SMI itu musik teknologi, dan ide di dalamnya yang kami terus kembangkan. Kreatif itu tidak ada limitnya, bahkan saya butuh pelaku lebih banyak lagi dalam industri kreatif ini. SMI ini berawal dari Solo, dan dikembangkan di kota – kota lain, rencananya juga akan expor ke seluruh dunia. Ini keuntungan saya, karena berani bersaing dengan sekolah musik yang bernama besar.  Ini karena apa? Kekuatan dari konsep anak daerah.

Tahun 1994, tesis saya tentang internet, email yang pada zaman itu masih asing, dosen yang menguji saja sampai bingung, saya juga bingung…hehehehe. Dan tesis saya itulah yang ada di sistem SMI sekarang. Prinsip saya burung itu terbang, ikan berenang, saya percaya semua itu sudah ada jatahnya sendiri, bukan karena saya pintar. Memang sudah jatahnya saya dapat ‘kemurahan’ itu.

Waktu pertama kita menghadirkan musik teknologi, orang tidak mengerti apa itu musik teknologi. Sekarang penjualan cd dan kaset kurang laku, karena semua men-download, bukan?Sekarang orang membeli mobil, telepon selular itu banyak yang cari sound-nya yang bagus. Ini line industri luar biasa. Dan industri terbesar itu bukan industri mobil, tapi entertainment. Dan entertainment itu musik ada didalamnya dan mengambil kue yang paling besar.

Apa harapan anda ke depan?`

Yang tengah saya gagas saat ini adalah gerakan hidup benar. Saya ingin gerakan hidup benar ini merasuk di setiap masyarakat Indonesia, jadi semua orang hidup benar. Benar ini bukan sempurna, karena tidak ada yang sempurna. Yang penting etika, motivasi, esensinya. Kebenaran dalam ranah keadilan, jadi benar dan adil. Sistem ini yang coba kami pakai. Dan saya yakin ini yang bisa membuat perusahaan itu langgeng. Saya bisa mati tapi nilai – nilai ini yang bisa diwariskan. Kami masih mempunya mimpi yang saat tengah kami wujudkan. Kami membuat program 1 tahun SMI College of Music, mimpi kami sampai gelar S-1 ada sekolah musik. Jadi ada jalur akademisnya, bukan hanya kursus aja.

Diambil dari Majalah Paduan edisi 14 2013

Berita Lain

Field Trip Nurture Spring

“Evolution Of Music C

Workshop Kesehatan SMI

Project keluarga bersama

Seiler Piano dan SMI

SMI Yogya Memeriahkan

SMI Yogya memeriahkan

Belajar Gitar Dengan

Show Your Love in Valentine’s

Berkat Les Musik,Konsentrasi

The Passion In Writing

Mini Konser "The Journey

Lagu Anak - anak Jadul

Siswi SMI Yogyakarta

Guru SMI Yogyakarta d

Seminar Musik Dan Teknologi

Kunjungan Bapak Amy,

Grand Opening SMI Olifant

Kaka, Pertama Kali Lomba

Syukuran HUT SMI Yogya

Kepuasan Orang Tua Murid

test lagi dari supri

test lagi dari supri

test news

Testing

Alice, Siswi SMI Kelapa

UNAS 2014 SMI Kelapa

Kecil-Kecil Berpresta

Kecil-Kecil Berpresta

“Kalau Aku Merasa Sulit,

Independence Documentary

Wina School “House of

Jeje Beri Kejutan Untuk

Aksi Para Murid SMI Y

Pemenang Ramadhan Photo

Beasiswa Belajar untuk

Ngabuburit Jazz SMI Y

Menyambut Ramadhan Bersama

Kemeriahan Singing C

Singing Competition &

Semangat Guruku!

Audisi La Academia Junior

Murid SMI Yogya Mengikuti

Audisi Band dalam Acara

MIXING MASTERING Ala

Semangat Belajar di S

Hello Solo.. Kenalan

Hello Solo.. Kenalan

Masterpiece String Di

SMI YOGYAKARTA Mengikuti

PENAMPILAN SMI YOGYA

Class Conference Term

SMI Kenalkan Metode T

Violin Competition Semarang

LIBURAN KARYAWAN SMI

Tidak Mau Diajak Bolo

Kemeriahan Acara Grand

SMI Ngagel di Acara U

Mini Concert SMI Ngagel

Concert On The Spot (

Happy Valentine…Happy

Miniconcert SMI Kelapa

Letusan Gunung Kelud

Pameran Oriental Carnival

Pameran Perdana SMI S

Dak dik duk hatiku saat

Class Conference Periode

Grand Concert SMI Feat

Parent Gathering SMI

SMI Kelapa Gading at

Guru Piano

Cita-citaku

“KELAS FOM SANGAT MEMBANTU

NATIONAL MUSIC EXAMINATION

National Music Examination

MOST UNIQUE BAND

Makan bersama dengan

PARENTS MEETING SMI G

PARENTS MEETING SMI G

Perform SMI Ngagel At

SMI JOGJA TEAM PRACTICE

Happy Birthday Auliya

Teresia Sylviana Hand

Semangat Training SMI

Semangat Kebersamaan

Saya akan promosikan

Merdeka…! Merdeka…! M

Vilolis cilik SMI Sol

Vilolis cilik SMI Sol

Semangat Teguh Rizal

Fellowship SMI Kelapa

Cerita Dari SMI Kelapa

Jeo - Neun Eum - Ak -

Prepare First Perform

Project Ramadhan SMI

Selamat Hari Raya Lebaran

Selamat Hari Raya Lebaran

Selamat Hari Raya Lebaran

Twins’s Birthday at S

Penampilan SMI Ngagel

Buka Bersama SMI Alam

Tajil Jazz SMI Jogja

Mini Concert SMI Kelapa

UAS SMI Ngagel 2013

Guru FOM SMI Yogyakar

Guru FOM SMI Yogyakar

Selamat Datang Mr. Pr

Developing People at

Reguler Event SMI Solo

SMI Ngagel dan Grafam

Holiday Concert SMI Y

Penampilan Perdana Konser

Kunjungan Mahasiswa U

Verifikasi SMI Solo B

Audisi Lomba Band Adorable

Shooting Trans 7 (Acara

MTL Group Tim SMI Nga

Ulang Tahun Miss Kinanti

Mini Konser SMI Ngage

konser perpisahan di

YANG MUDA YANG BERKAR

Komunitas Photografer

Komunitas Photografer

Om Yosia!

SMI Reg. Timur feat S

FELLOWSHIP SMI SIDOARJO

MINI CONCERT SMI SIDOARJO

SMI Jogja Sambut Head

DIRGAHAYU SURABAYAKU

Surprise Ulang Tahun

Aksi Jamming Dadakan

Foundation of Music (

The Only Exception

Mini Konser “Kartini”

THE SISTERS

Jazz for God

Class Conference SMI

Be More Innovative!

Konser Hebat SMI Yogy

BUBBLE SHOW MUSIC CON

Sponsorship SMI untuk

SUPERKID SHOW at Vita

Class Conference Perdana

UNAS SMI Yogyakarta

SMI Ngagel at Grand C

Training Guru Regional

Traditional Feat Mode

SMI JAZZ NIGHT AT PARAGON

Lomba Solo Vokal @JEC

Soft Launching “ New

Persiapan Lomba Vokal

Training Head Education

Membaca Musik dengan

Kolaborasi Mr.Max, Joy,

The Journey of Brandy

Wajah Baru Ruang MTL

JAM SESSION SMI ALAM

Penyerahan Piagam dan

Training dan Evaluasi

Imlek dan Valentine S

Gong Xi Fat Cai

Event Imlek dan Valentine

Pameran SMI di PG/TK

Mandarin Night SMI So

Program Beasiswa Expresi

Senyuman Hangat Jessi

Konser Murid-Murid Vokal

dari Konser Piano Lia

Kolaborasi Guru dan M

The Dream Come True

Grand Konser SMI Regional

Semarak Grand Opening

Training “SMI Values”

Menengok Kesibukan Jelang

Orchestra Project By

Acara Chrismast Jazz

Kiprah SMI ALSUT di N

Pameran SMI at East C

Keseruan Grup Baru di

SMI Jazz Live di Solo

Ultah Mas Nova bersama

Recording Sekolah Minggu

Memperingati Hari Pahlawan

Training Pro-tools with

Home Concert Sekolah

Pameran dan Final SMI

Home Concert SMI Ngagel

Workshop Riozee di SMI

Semangat! Mrs. Reina!

Cherish dan Gerak Lucu

Ulang Tahun Jerry di

Jangan Pernah Takut u

Recording with SMP Gloria

Pod Dut di Waktu Luan

Oktober Ceria di SMI

Training Piano bersama

Mini Konser at ECC ma

SMI on GBI WTC serpon

Persiapan Perfom SMI

Meriahnya Pesta Ulang

Penghalang Semangat N

Berbagi Kisah Kehidupan

Dua Nada Jadi Sebuah

Mengenalkan SMI lewat

Gedung Baru SMI Jogja

SMI di Sobat Anak Solo

SMI Sidoarjo Succes S

SMI Concert 2012

Rasa Peduliku

PERSIAPAN HOME CONCERT

SMI Graha Family Beri

Pentingnya Dukungan O

Semarak Mini Konser S

Iman Percayaku Menyem

Mikhael Eka Sutrisna

Theresia Sylviana Semangat

Persiapan Konser SMI

Persiapan Konser SMI

Ujian Evaluasi Belajar

Succes Story Siswa SMI

Persiapan SMI Ngagel

Bagi-Bagi Takjil with

SMI Jazzy Night

Serunya Mini Concert

Calsen dan Suster Tit

SMI Ngagel Berbagi Voucher

SMI JOGJA SUKSES GELAR

SMI Dorong Kreativitas

SMI Jogja Gelar Home

SMI Solo Baru: Pameran

Dikusi Buku “Virus Setan”

Alat Musik dan Sekolah

SMI Solo Baru: Recording

Belajar Gitar Dengan

SMI Solo Baru: Pameran

Dua Sahabat Kompak Belajar

Pro Tools | First, Versi

Dikusi Buku “Virus Setan”

Mengenal Musik Dalam

Geraldo Felix Indarto:

Dua Sahabat Kompak Belajar

Diskusi Buku “Virus S

Nino Ario W, Pemain K

Peluncuran dan Bedah

Semangat Rahmad Meraih

Ujian Evaluasi Belajar

Samdave: Potensi Besar

SMI bergabung dalam A

Mr. Brands Guru Favorit

Cerita dari Maluku ke

MOST UNIQUE BAND

SMI Hadir Di Saat Yang

SMI Hadir Di Saat Yang

SMI Hadir Di Saat Yang

Budi Pasadena

UAS SMI Ngagel 2013

UAS SMI Ngagel

UAS SMI Ngagel

UAS SMI Ngagel

5 Point Untuk SMI

Teknologi musik memudahkan