Kurikulum SMI

21st Century Learning Paradigm

21st Century learning paradigm Merupakan solusi yang tepat untuk pendidikan pengembangan anak. Dewasa ini kita hidup dalam masyarakat yang semakin beragam dan kompleks. Untuk itu kita dituntut untuk mempersiapkan siswa sebaik mungkin agar dapat eksis di dunia hari ini. Para siswa menghadapi masalah yang banyak bermunculan seperti pemanasan global, kelaparan, kemiskinan, kesehatan, ledakan populasi global, lingkungan dan isu sosial lainnya. Isu-isu tersebut mengarah pada perlunya bagi siswa untuk dapat berkomunikasi, berfungsi, dan menciptakan perubahan secara pribadi, sosial, ekonomi dan politik pada tingkat lokal, nasional dan global.

Melalui 21st learning setiap siswa akan dibekali dengan skills critical thinking and problem solving, collaboration across Networks and Leading by Influence, Agility and Adaptability, Initiative and Entrepreneurialism, Effective Oral and Written Communication, Accesing and Analyzing Information, Curiosity and Imagination.



Music Technology Education

Perangkat teknologi digunakan SMI karena dinilai mempunyai “competitive advantage” yang mempunyai fungsi Triggering, Accelerating, dan Sharpening. Triggering karena penggunaan teknologi membuat lompatan masuk ke dunia musik dari titik manapun seseorang belajar. Accelerating, mempercepat pengembangan musikalitas murid. Dan sharpening karena mampu mempertajam pedagogi pendidikan musik konvensional sehingga lebih berorientasi dengan dunia nyata.



Modern Harmony

Kunci dari modern harmony adalah active making music theory. Saat ini SMI sedang melakukan serangkaian riset panjang untuk memunculkan teori pendidikan musik “gaya SMI”.